JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PERCOBAAN XIII : UJI LEMAK

DOSEN PENGAMPU :
Dr. Drs. Syamsurizal., M.Si
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA
PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2020
1. Mengenal beberapa sifat lemak
2. Mengetahui reaksi penyabunan dari lemak maupun minyak
IV. Landasan Teori
Lipid adalah salah satu kategori molekul biologis yang besar yang tidak mencakup polimer. Senyawa yang disebut lipid dikelompokkan bersama karena memiliki satu ciri penting lipid yakni tidak memiliki atau sedikit sekali afinitasnya terhadap air. Perilaku hidrofobik lipid didasarkan pada struktur molekulnya. Meskipun lipid bisa ikatan polar yang berikatan dengan oksigen, sebagian besarnya hanya terdiri atas hidrogen. Lipid sederhana hanya tersusun atas 2 golongan yakni golongan lemak dan golongan malam. Golongan lipid sederhana seperti lemak selain berfungsi sebagai sumber energi yang efisien,juga berperan sebagai pelarut vitamin yang tidak larut dalam air, serta sebagai sumber asam lemak esensial. Selain itu, beberapa lipid yang terdapat didalam tubuh kita mempinyai fungsi khusus. Bloor mengklasifikasikan lipid menjadi lipid sederhana, lipid majemuk dan derivat atau turunan lipid (Tim Penuntun Kimia Organik, 2020).
V. Alat dan Bahan
5.1 Alat
- Plat tetes
- Gelas beker
- Gelas Ukur
- Pipet tetes
- Tabung reaksi
- Rak tabung reaksi
- Indikator universal
- Pipet Ukur
- Pro pipet
- Vortex
5.2 Bahan
- Larutan Sabum
- Larutan CH3COOH
- Larutan CaCl2 1%
- Larutan MgSO4 1%
- Larutan Pb Asetat 1%
- Larutan HCl pekat
- Larutan KMnO4 0,1 N
- Larutan eter
- Minyak
- Aquadest
- Indikator PP
VI. Prosedur Kerja
6.1 Uji Pembentukan Garam- Dimasukkan kedalam gelas beker larutan sabun sebanyak 30 ml. Lalu dicek pH nya sampai pH=7. Jika belum 7 maka ditambahkan larutan CH3COOH hingga pH nya menjadi 7.
- Dibagi larutan tersebut menjadi tiga tabung, tabung 1 berisi 5 ml larutan sabun lalu ditambahkan 7 tetes larutan CaCl2 1%, tabung 2 berisi 5 ml larutan sabun lalu ditambahkan 7 tetes larutan MgSO4 1% dan tabung 2 disii 5 ml larutan sabun lalu ditambahkan 7 tetes larutan Pb asetat 1%.
- Diamati perubahan yang terjadi pada setiap tabung.
6.2 Uji Hidrolisa Sabun
- Dimasukkan kedalam tabung reaksi larutan sabun sebanyak 10 ml, lalu ditambah dengan 5 ml aquades.
- Ditambahkan indikator PP sebanyak 3 tetes pada tabung reaksi. Kemudian larutan di vortex sampai homogen.
- Diamati perubahan yang terjadi pada setiap tabung.
- Dimasukkan 2 ml aquades pada tabung reaksi 1 lalu ditambahkan 5 tetes minyak. Pada tabung reaksi 2, dimasukkan 2 ml aquades lalu ditambahkan 5 tetes minyak dan 2 ml larutan sabun. Setelah itu di vortex dan didiamkan.
- Diamati perubahan yang terjadi pada setiap tabung.
6.4 Uji Sifat Ketidakjenuhan Lemak
- Dimasukkan kedalam tabung reaksi 2 ml minyak dan 5ml larutan eter. Lalu, divortex campuran dan ditambahkan KMnO4 0,1 N sebanyak 3 tetes.
- Diamati perubahan yang terjadi pada setiap tabung.
6.5 Uji Pembuatan Asam Minyak
- Dimasukkan kedalam tabung reaksi 5 ml larutan sabun dan 3 ml larutan HCl pekat. Lalu, divortex dan didiamkan hingga terbentuk 2 lapisan.
- Diamati perubahan yang terjadi pada setiap tabung
PERMASALAHAN
- Mengapa pada uji pembentukan garam hanya dapat dilakukan jika pH menunjukkan netral atau pH 7?
- Indikator apa yang digunakan pada uji Hidrolisa Sabun?
- Apa fungsi HCl Pekat pada uji pembuatan asam minyak?
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusBaiklah saya Nurhalimah (024) qkan mencoba menjawab permasalahan no 3 yaitu apa fungsi HCl disini. Jadi fungsi HCl disini sebagai katalisator yiaitu untuk mempercepat jalannya reaksi. Terima kasih.
BalasHapushay lisa, saya nabilah zahrah (026) akan mencoba menjawab permasalahan lisa No.1 yang mana untuk menetralkan larutan sabun sehingga mempermudah untuk pembentukan garam.
BalasHapusSaya Dewi Mariana Elisabeth (029) akan menjawab permasalahan no 2
BalasHapusIndikator yang digunakan pada uji Hidrolisa Sabun adalah indikator fenolftalein sebanyak 3 tetes pada tabung reaksi. Kemudian larutan di vortex sampai homogen.
Terimakasih